Determinan pemanfaatan pelayanan kesehatan lansia: studi cross-sectional

Authors

  • Tenti Armisah Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Prima Indonesia, Medan

Keywords:

pemanfaatan layanan kesehatan, pengetahuan, kepemilikan jaminan kesehatan, dukungan keluarga, jarak tempat tinggal

Abstract

Latar Belakang: Penggunaan layanan kesehatan oleh lansia ditentukan oleh berbagai faktor yang saling berkaitan, seperti status sosial ekonomi, kemudahan akses layanan, serta tingkat pengetahuan dan peran dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pemanfaatan pelayanan kesehatan lansia.

Metode: Penelitian yang kami lakukan adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross- sectional untuk mengetahui determinan pemanfaatan pelayanan kesehatan puskesmas oleh lansia di Puskesmas Huta Godang Tahun 2024. Variabel bebas penelitian ini meliputi pemanfaatan pelayanan kesehatan. Variabel terikat meliputi pengetahuan, kepemilikan jaminan kesehatan, jarak tempat tinggal, dukungan keluarga. Analisis data dimulai dari perhitungan distribusi frekuensi, dan melakukan pengujian hipotesis dengan uji Chi Square pada α = 0,05.

Hasil: Tidak ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan dalam memanfaatkan pelayanan kesehatan (p = 0,205). Ada hubungan yang signifikan antara kepemilikan jaminan kesehatan (p = 0,021), jarak tempat tinggal (p = 0,001), dukungan keluarga (p= 0,002) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan.

Kesimpulan: Pengetahuan tidak signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan. Jaminan kesehatan, jarak termpat tinggal, dukungan keluarga berhubungan signifikan terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan.

Published

2026-03-31

Issue

Section

Original Article