Indeks massa tubuh ibu menyusui dengan status gizi bayi usia 0-1 tahun

Authors

  • Debi Novita Siregar Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia
  • Hayati Hayati Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia
  • Hartini Mayasari Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia
  • Hasnah Sitinjak Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia
  • Hasniati Hasniati Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia
  • Hasriati Hasriati Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Prima Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.62290/hjph.v1i2.15

Keywords:

Indeks massa tubuh ibu, status gizi bayi

Abstract

Latar belakang: Masalah Indeks Massa Tubuh (IMT) dan status gizi bayi usia 0-1 tahun adalah merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di seluruh dunia. Gizi ibu yang buruk dapat berpengaruh pada IMT ibu dan status gizi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan IMT dengan status gizi bayi usia 0-1 tahun

Metode: Desain penelitian yang digunakan berupa cross-sectional. Subjek penelitian ini adalah seluruh ibu balyi usial 0-1 talhun yang beraldal di wilalyalh kerja Puskesmals Blalng Ralkall, bulaln Juni yalng di almbil dalri aplikasi elektronik-Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis masyarakat (e-PPGBM) yalng berjumlalh 114 Balyi. Studi ini melibatkan 89 orang bayi usia 0-1 tahun yang direkrut dengan menggunakan teknik purposive sampling Analisis data penelitian menggunakan uji Chi Square.

Hasil: Sebanyak 19,1% ibu menyusui memiliki IMT dengan kategori kurus dan sebanyak 28,1% dengan kategori gemuk, 1,1% kategori obesitas. Sebanyak 22,5% bayi mengalami status gizi kurang, dan 5,6% yang berisiko gizi lebih. IMT ibu berhubungan secara signifikan terhadap status gizi bayi usia 0-1 tahun (p = <0,001).

Kesimpulan: IMT ibu berhubungan secara signifikan terhadap status gizi bayi usia 0-1 tahun.

Published

2024-03-31

Issue

Section

Original Article